What can I do?Will I be getting through?Now that I must try to leave it all behindDid you see what you have done to me?So hard to justifySlowly it’s passing by
Rabu, 14 Maret 2012
Helloween - Forever And One
Senin, 05 Maret 2012
Cara Mengatasi Blue Screen Of Death (BSOD) Windows
Bissmillahirrahmanirrahim ....
BSOD (Blue Screen Of Death) yang Layar Biru Kematian, yaitu Kondisi dimana PC mengalami crash (Kerusakan) yang akan langsung menampilkan pesan dalam layar berwarna biru, dan PC tidak dapat digunakan dengan normal sampai cras tersebut bisa diatasi.
Ok Temen-temen, saya baru sempet posting lagi nih, gara-gara beberapa kali betulin laptop yang penyakitnya karna blue screen, hehe tadi nya saya kira tu laptop-laptop kena Flu Burung.. hahaha #Krik #Krik *LirikKiriKanan ... hehehe
Selasa, 07 Februari 2012
Cara Mengetahui Siapa Yang Meremove (Unfriend) Pertemanan di Facebook
Bissmillahirrahmanirrahim ...
Selamat datang februari ..
kali ini saya meu berbagi pengetahuan saya lagi, yaa, (lagi) tentang facebook, yaitu Cara bagaimana kita mengetahui siapa saja teman yang telah memutuskan hubungan pertemanan (meng-Unfriends) kita di facebook.
Sebelumnya, Facebook memang tidak menyediakan layanan tersebut, entahlah apa alasannya, namun sii facebook tersebut akhirnya bekerja sama dengan salah satu developer untuk menyediakan layanan tersebut, namun bukan berupa layanan langsung yang berada di facebook, melainkan sebuah aplikasi yang harus di instal terlebih dahulu pada browser anda, App tersebut bernama UNFRIED FINDER.
Jumat, 27 Januari 2012
SITUS JEJARING SOSIAL BARU 2012 penghasil uang
Bissmillahirrahmanirrahim .....
Hallo temen-temen yang mampir, pasti pada sehat kan, haha jelas kalo gak sehat mampir nya bukan kemari, tp ke rumah sakit. hehehe Ditengah-tengah trouble yang sedikit mengganggu di blog ini, saya tetep bersemangat untuk berbagi pengetahuan yang saya miliki.. kali ini saya mau berbagi atau lebih tepatnya mengajak teman-teman sesama blogger atau temen-temen yang hanya sekedar lewat di blog ini untuk mengetahui kalau saat ini ada website jejaring sosial pendatang baru yang kalo nggak salah sih dari amerika, katanya sih situs jejaring sosial yang satu ini menargetkan dirinya akan mengalahkan situs jejaring social yang sudah ada, seperti facebook, google + dll. yaa coba kita liat saja nanti.. hehehe
Situs tersebut mereka namakan "WAZZUB" dengan selogan "The Power of We"!, waw cukup menjanjikan bukan ?? saya yakin, temen-temen gak bakalan baca panjang lebar celotehan saya ini, pasti pinginnya langsung tau dan liat yang kayak gimana sih sii WAZZUB itu..
hahaha, sok lah mangga, saya punya link nya nih, WAZZUB - The Power of "We"!
nih tampilan depannya kawan saya Capture qo:
Oke, saya jelaskan sedikit ruls nya :
wazzub ini menjanjikan payment/pembayaran kepada kita, dengan catatan kita membagikan/share WAZZUB kepada dunia, haha lebay, yaa minimal teman2 kita deh yang tau, dan mendaftarkan dirinya kedalam jejaring Sosial WAZZUB ini. yaa, sapa tau ajah ke isengan kita dengan share-share situs ini membuahkan hasil, lumayan kan kalo "Bener" menghasilkan, kita dengan duduk dan klak-klik bisa dapet payment .. :P
hihihi
Semoga saja, jangan terlalu berharap teman-teman, tapi gak salah kalo kita mencoba.
Selamat menikmati, dan selamat mencoba, hehe gak dosa ini kan kalo nyoba, asal jangan nyoba-nyoba Narkoba aja, trus nabrak orang selusin, itu baru dosa .. :P
hihihi
Semoga saja, jangan terlalu berharap teman-teman, tapi gak salah kalo kita mencoba.
Selamat menikmati, dan selamat mencoba, hehe gak dosa ini kan kalo nyoba, asal jangan nyoba-nyoba Narkoba aja, trus nabrak orang selusin, itu baru dosa .. :P
Rabu, 25 Januari 2012
Efek Badai Matahari Belum Sampai Indonesia
JAKARTA - Badai Matahari yang sedang terjadi belakangan
ini mulai melepaskan semburan gelombang radiasi yang lebih tinggi.
Gelombang radiasi tersebut, dikatakan bisa mengganggu satelit komunikasi
yang mengorbit di sekeliling Bumi.
Diwartakan Sydney Morning Herald, Rabu (25/1/2012), Doug Biesecker, fisikawan di US Space Weather Prediction Centre berpendapat bahwa radiasi badai matahari yang sedang berlangsung sekarang memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi komunikasi frekuensi tinggi di wilayah kutub. Sedangkan di wilayah Australia, dampak tersebut diharapkan lebih ringan.
"Ini dapat menimbulkan beberapa masalah pada beberapa frekuensi radio gelombang pendek. Beberapa operator jaringan listrik telah diperingatkan dan mereka bisa mengatasinya," jelas Dave Neudegg, Manager of Ionospheric Prediction Service Australia.
Mengenai efek badai Matahari tersebut ke Indonesia, Thomas Djamaluddin, profesor astronomi di LAPAN mengatakan, "Dampak di Indonesia masih dikaji dengan data stasiun-stasiun pengamat LAPAN." Namun, sampai saat ini Thomas mengungkap, "Belum ada laporan."
Dalam blognya, Thomas menerangkan bahwa badai Matahari tersebut tergolong cukup kuat dan berupa ledakan flare berskala M8-9. Badai Matahari itu Terjadi pada 23 Januari 2012 pukul 03.59 UT (10:59 WIB). namun, flare yang cukup kuat ini merupakan pertama kalinya sejak Mei 2005.
Kategori M sebenarnya tergolong kelas menengah, tetapi karena mendekati kelas ekstrem (kelas X), maka dampak badai Matahari akan cukup kuat kalau mengarah ke bumi. Pancaran sinar-X yang terekam pada satelit GOES menunjukkan peningkatan tajam sampai kelas M8-9.
Ledakan flare yang terjadi juga diikuti oleh CME (Coronal Mass Ejection), lontaran massa dari korona matahari, terutama proton dengan kecepatan tinggi, 1400 km/detik. CME terdeteksi wahana pemantau matahari SOHO pada posisi antara bumi-matahari berjarak 1.500.000 km dari bumi (sekitar 4 kali jarak bumi-bulan). Partikel bermuatan dari matahari itu tampak seperti hujan salju yang mengarah ke arah bumi.
Diperkirakan partikel energetik itu mencapai bumi sekitar 24 Januari malam waktu Indonesia. Badai matahari yang cukup kuat seperti ini berpotensi menggangu operasional satelit, seperti satelit komunikasi. Kalau itu terjadi dan tidak dapat diatasi oleh operator satelitnya, kemungkinan terjadi gangguan pada penggunaan telepon selular, siaran TV, komunikasi data perbankan, dan pengguna lainnya.
Tetapi biasanya para operator satelit sudah mengantisipasinya. Dampak lainnya adalah gangguan pada ionosfer yang akan mengganggu komunikasi radio HF/gelombang pendek yang biasa digunakan oleh komunikasi jarak jauh, termasuk oleh siaran radio luar negeri seperti BBC, VOA, atau ABC. Navigasi berbasis satelit seperti GPS juga kemungkinan terganggu akurasinya.
Diwartakan Sydney Morning Herald, Rabu (25/1/2012), Doug Biesecker, fisikawan di US Space Weather Prediction Centre berpendapat bahwa radiasi badai matahari yang sedang berlangsung sekarang memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi komunikasi frekuensi tinggi di wilayah kutub. Sedangkan di wilayah Australia, dampak tersebut diharapkan lebih ringan.
"Ini dapat menimbulkan beberapa masalah pada beberapa frekuensi radio gelombang pendek. Beberapa operator jaringan listrik telah diperingatkan dan mereka bisa mengatasinya," jelas Dave Neudegg, Manager of Ionospheric Prediction Service Australia.
Mengenai efek badai Matahari tersebut ke Indonesia, Thomas Djamaluddin, profesor astronomi di LAPAN mengatakan, "Dampak di Indonesia masih dikaji dengan data stasiun-stasiun pengamat LAPAN." Namun, sampai saat ini Thomas mengungkap, "Belum ada laporan."
Dalam blognya, Thomas menerangkan bahwa badai Matahari tersebut tergolong cukup kuat dan berupa ledakan flare berskala M8-9. Badai Matahari itu Terjadi pada 23 Januari 2012 pukul 03.59 UT (10:59 WIB). namun, flare yang cukup kuat ini merupakan pertama kalinya sejak Mei 2005.
Kategori M sebenarnya tergolong kelas menengah, tetapi karena mendekati kelas ekstrem (kelas X), maka dampak badai Matahari akan cukup kuat kalau mengarah ke bumi. Pancaran sinar-X yang terekam pada satelit GOES menunjukkan peningkatan tajam sampai kelas M8-9.
Ledakan flare yang terjadi juga diikuti oleh CME (Coronal Mass Ejection), lontaran massa dari korona matahari, terutama proton dengan kecepatan tinggi, 1400 km/detik. CME terdeteksi wahana pemantau matahari SOHO pada posisi antara bumi-matahari berjarak 1.500.000 km dari bumi (sekitar 4 kali jarak bumi-bulan). Partikel bermuatan dari matahari itu tampak seperti hujan salju yang mengarah ke arah bumi.
Diperkirakan partikel energetik itu mencapai bumi sekitar 24 Januari malam waktu Indonesia. Badai matahari yang cukup kuat seperti ini berpotensi menggangu operasional satelit, seperti satelit komunikasi. Kalau itu terjadi dan tidak dapat diatasi oleh operator satelitnya, kemungkinan terjadi gangguan pada penggunaan telepon selular, siaran TV, komunikasi data perbankan, dan pengguna lainnya.
Tetapi biasanya para operator satelit sudah mengantisipasinya. Dampak lainnya adalah gangguan pada ionosfer yang akan mengganggu komunikasi radio HF/gelombang pendek yang biasa digunakan oleh komunikasi jarak jauh, termasuk oleh siaran radio luar negeri seperti BBC, VOA, atau ABC. Navigasi berbasis satelit seperti GPS juga kemungkinan terganggu akurasinya.
Sumber: (OkeZone.com)
Minggu, 22 Januari 2012
Langganan:
Entri (Atom)




